Stres, siapa yang tidak mengenal kata ini? Hampir tiap individu mengalaminya. Apalagi pada mereka yang sering sekali dikejar oleh batasan waktu. Kondisi stres seringkali membuat daya tahan tubuh menurun dan berakibat gampang menjadi sakit, mulai dari flu hingga penyakit jantung.
Sebenarnya makanan yang bisa mengurangi stres Anda seperti oatmeal hangat bisa meningkatkan kadar serotonin di dalam tubuh sehingga mengeluarkan rasa tenang dan nyaman. Makanan lainnya bisa mengurangi kadar kortisol dan adrenalin, dimana mereka merupakan hormon stres yang ada di dalam badan sepanjang waktu. Mari kita pelajari agar Anda bisa merasa lebih nyaman dan mengurangi tingkat ketegangan Anda.
1. Makanan mengandung karbohidrat kompleks
Karbohidrat mendorong otak untuk membuat serotonin sehingga menimbulkan rasa nyaman, sangatlah baik untuk memakan karbohidrat kompleks sehingga bisa dicerna dengan baik. Pilihan yang baik sebagai penghasil karbohidrat kompleks adalah sereal, roti, pasta, dan juga oatmeal. Karbohidrat kompleks juga bisa membuat kadar gula darah menjadi stabil.
2. Makanan mengandung karbohidrat sederhana
Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana termasuk permen dan soda bisa mengurangi stres untuk waktu singkat. Gula sederhana yang dikandung di dalamnya bila dicerna akan menghasilkan kadar serotonin yang cukup tinggi.
3. Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C yang banyak, kandungan vitamin C bisa mengurangi stres. Sebuah penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi 3000 mg vitamin C sebelum mengerjakan tugas yang membuat stres bisa membuat kadar kortisol dan tekanan darah menjadi normal kembali.
4. Bayam
Mungkin Anda masih ingat Popeye yang suka sekali memakan bayam? Ternyata ia tak salah menjadikan bayam sebagai makanan favoritnya. Kandungan magnesium di dalam bayam meregulasi kadar kortisol. Magnesium cenderung terbuang dari tubuh ketika kita stres dan memakan bayam menambahkan kadar magnesium di dalam badan. Selain bayam, jika Anda bukan pecinta bayam, magnesium juga terdapat di salmon dan kacang kedelai.
5. Ikan Omega-3
Untuk membuat kortisol dan adrenalin di dalam badan tetap oke, bertemanlah dengan ikan yang mengandung omega-3, seperti tuna dan salmon. Sehingga, selain mengurangi stres, juga baik untuk memproteksi jantung. Untuk hasil maksimal, konsumsilah 3 ons ikan omega-3 seminggu dua kali.
Selengkapnya...
Thursday, January 21, 2010
Makanan Penawar Stress
Friday, December 11, 2009
Kenapa ya Merokok itu bisa Membunuh?
Sudah tak terhitung penelitian yang dilakukan untuk mengetahui dampak rokok terhadap kesehatan fisik dan emosi. Diperkirakan seperlima orang di dunia tiap tahun meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan rokok.
Bila tidak sampai membunuh, paling tidak rokok akan mengurangi hak Anda untuk sehat lebih lama. Selain itu, rokok juga akan memperparah penyakit yang sedang Anda derita.
Penelitian menunjukkan, asap rokok mengandung sekitar 4.000 bahan kimia, termasuk bermacam-macam racun dalam takaran sangat kecil. Pada setiap isapan, racun-racun ini akan masuk melalui paru-paru, kemudian meneruskannya ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Sebagian racun-racun ini dikenal sebagai radikal bebas.
Riset teranyar yang dilakukan para peneliti dari National Cheng Kung University di Taiwan menunjukkan, zat karsinogenik dalam rokok yang disebut NNK menyebabkan kanker paru.
"NKK membuat akumulasi protein yang disebut DNMT1 di dalam inti sel. Selanjutnya, DNMT1 akan membuat gen berubah menjadi sel-sel tumor," kata peneliti dalam laporan yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Investigation. Para peneliti juga menemukan tingginya kadar DNMT1 pada pasien kanker paru dengan diagnosis buruk.
Sementara itu, nikotin dalam asap tembakau menyebabkan kelenjar-kelenjar adrenal memproduksi hormon yang meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung sehingga jantung Anda bekerja lebih keras. Ini salah satu alasan mengapa perokok berisiko menderita serangan jantung dan stroke.
Merokok juga mengurangi kemampuan Anda untuk tetap bugar karena menghabiskan oksigen yang diperlukan untuk menyegarkan tubuh dan otak Anda.
Sebuah studi yang dilakukan peneliti dari Inggris menemukan bahwa perokok yang tertular HIV dua kali lebih cepat mendapatkan serangan AIDS dibandingkan dengan bukan perokok.
Selengkapnya...
Saturday, November 14, 2009
Suka Marah? Hati-Hati Sakit Jantung
Ternyata benar apa yang Nenek bilang, sering marah tak baik untuk kesehatan. Penelitian ilmiah membuktikan, orang dengan temperamen tinggi lebih berpeluang menderita penyakit jantung.
"Kita berbicara tentang orang yang kadar emosinya selalu berada di level tertinggi," kata Laura Kubzansky, PhD, dari Harvard School of Public Health yang meneliti tentang stres dan emosi pada penyakit kardiovaskular.
Orang dengan sifat pemarah yang dimaksud Kubzansky adalah mereka yang emosinya gampang tersulut, sering meledak-ledak, dan suka mengintimidasi orang lain. "Marah dalam kadar sedang bukanlah masalah, namun bila emosi selalu tinggi, berhati-hatilah," katanya.
Mengekspresikan rasa marah adalah sesuatu yang baik, namun orang yang tak bisa mengontrol emosinya, misalnya berteriak bahkan sampai memukul meja saat hatinya gusar, memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih besar.
Saat kita marah, dampak psikologi akan langsung dirasakan jantung dan arteri. Emosi negatif seperti rasa marah dan benci akan mengaktifkan respon "melawan atau lari" sehingga hormon stres, termasuk adrenalin dan kortisol, akan membuat jantung berdetak lebih keras. Demikian juga halnya dengan napas yang menjadi cepat dan tekanan darah meningkat sebagai akibat pembuluh darah yang mengerut.
"Kadar adrenalin dan kortisol dalam kadar yang tinggi akan memberi efek racun bagi jantung. Selain itu terlalu sering marah akan mempercepat proses ateroklerosis atau penimbunan lemak di pembuluh darah," kata Jerry Kiffer, MA, peneliti bidang jantung dan otak dari Cleveland Clinic's Psychological Testing Center, AS.
Ia menjelaskan, hal itu terjadi karena otak memompa terlalu cepat, pembuluh darah mengerut, dan tekanan darah naik. Selain itu, saat emosi sedang meledak-ledak, kadar glukosa dalam darah ikut naik dan lebih banyak titik lemak di pembuluh darah. Para ahli meyakini hal itu akan merusak dinding arteri.
Selain marah, faktor lain yang mempercepat kerusakan jantung adalah kecemasan dan depresi. "Orang yang sering marah cenderung memiliki emosi negatif yang kronik, semisal rasa cemas dan depresi," kata Kubzansky.
Selengkapnya...
Posted by Admin at 7:42 AM 0 comments
Labels: jantung, kesehatan, marah, pemarah, penyakit jantung, sakit jantung
Tuesday, October 6, 2009
Begadang Penyebab Utama Liver
Dilihat dari fungsinya, hati sangat berfungsi bagi tubuh manusia karena hati berfungsi sebagai penetralan racun (detoksikasi), membantu fungsi empedu serta organ metabolisme utama yang berkaitan dengan metabolisme gizi, berupa lemak, vitamin, protein, dan lainnya. Kemudian berfungsi juga sebagai imunitas atau kekebalan.
Penyakit liver adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi dimana penyakit dan infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati manusia. Ada beberapa penyebab, seseorang terkena penyakit ini salah satu penyebabnya adalah gaya hidup, seperti suka mengonsumsi alkohol, dan pola tidur.
Pola tidur dalam artian, tidur terlalu larut malam atu suka begadang dan bangun terlalu siang. Penyebab lainnya yakni, tidak buang air, baik buang air besar maupun kecil di pagi hari, serta kebiasaan tidak makan pagi atau makan berlebihan. Pemicu lainnya adalah suak mengonsumsi masakan mentah atau sangat matang. Padahal mengonsumsi makanan seperti itu dapat menambah beban hati.
Selain itu, seseorang mudah terserang penyakit ini, juga karena banyak mengonsumsi obat-obatan, bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, dan pemanis buatan. Dengan mengubah gaya hidup dapat membantu anda memperbaiki hati. Caranya dengan melakukan pola makan teratur yang disuplai dengan makanan bergizi seperti salad, buah-buahan, atau jus dan banyak mengonsumsi air mineral, serta menjaga pola tidur. Pola hidup teratur dapat mengurangi pembatasan asupan gula yang akhirnya dapat mencegah kelebihan kolesterol yang terjadi dalam hati.
Posted by Admin at 7:12 PM 6 comments
Thursday, October 1, 2009
Bayi Raksasa Bukan Karena ES
Kelahiran bayi laki-laki seberat 8,7 kilogram dan panjang 62 centimeter tak hanya membuat heboh RSU HAMS Kisaran Medan. Tapi juga se-Indonesia. Bayi yang kemudian diberi nama Muhammad Akbar Risuddin tersebut mengalahkan rekor MuRI seorang bayi seberat 6,9 kg yang lahir tahun 2007. Benarkah bayi 'raksasa' itu tercipta karena kebiasaan ibu mengonsumsi es saat hamil?Bayi "raksasa" lahir lewat operasi seksio caesar di RSU HAMS Kisaran. Bayi laki-laki buah hati pasangan Hasanuddin (42) dan Ani (30) warga Dusun I Desa Bulan-Bulan, Batu Bara ini, diberi nama Muhammad Akbar Risuddin, Pemberian Bupati Asahan, Risuddin.
Ani, si ibu bayi mengaku saat hamil berat badannya mencapai 90 kg dan susah untuk duduk. Ani juga menceritakan dirinya sering minum es ketika mengandung. "Waktu hamil, hampir setiap hari saya minum air es. Banyaknya hampir 2 liter perhari, "tutur Ani.
Kebiasaan itu menurut Ani akibat profesinya sehari-hari sebagai pedagang pisang goreng yang selalu dekat dengan api penggorengan. Ani juga mengaku selama mengandung tidak pernah meminum susu formula tambahan khusus untuk orang hamil. Selain itu, dirinya sangat jarang memeriksakan kehamilannya pada saat mengandung. Disebutkannya juga bahwa anak pertamanya bernama Nikmah 10, lahir normal dengan bobot 5,3 Kg dan anak keduanya Firman 9, juga lahir normal dengan bobot 4,5 Kg.
"Selama mengandung terakhir, saya juga tak pernah bermimpi yang aneh-aneh kok,"tukasnya. Benarkah ada hubungan minum es dan kelahiran bayi besar? Menurut dr. St. Maisuri, SpOG dari Fakultas Kedokteran Unhas, minum es selama kehamilan dengan bayi besar tak ada kaitannya. "Itu hanya mitos di masyarakat. Air es dan air biasa kan sama-sama masuk ke tubuh. Akan dimetabolisme dan tak akan membuat bayi lahir besar. Tak ada penjelasan ilmiahnya seperti itu," ujar Maisuri.
Posted by Admin at 10:34 AM 0 comments
Sunday, September 6, 2009
Puasa Terapi Penyakit Mag
Penderita mag bila berpuasa akan merasa lebih sehat. Umumnya gejala klinis sakit mag bagi penderita timbul karena kebiasaan makan yang tidak teratur, kebiasaan makan cemilan yang berminyak dan minum minuman ringan yang bersoda sepanjang hari, khususnya selama siang hari dan juga merokok. Namun selama berpuasa di bulan Ramadan, semua kebiasaan tersebut lenyap, pemicu penyakit pun hilang.
Sakit mag secara medis terjadi dengan gejala rasa sakit di ulu hati disertai rasa mual, kembung, cepat kenyang dan kurang nafsu makan. Sakit mag dikelompokkan menjadi dua. "Pertama, sakit mag yang apabila pada pemeriksaan lebih lanjut dengan diteropong saluran cerna atas (endoskopi) tidak didapati kelainan secara anatomi.
Sedangkan jenis kedua adalah mag organik yakni bila diperiksa dengan endoskopi didapatkan kelainan secara anatomi. Misalnya luka dalam pada lambung dan usus dua belas jari, polip pada kerongkongan dan lambung serta kanker pada organ pencernaan tersebut. "Pada penderita mag fungsional, puasa di bulan Ramadan justru dianjurkan. Namun bagi penderita mag organik, puasa malah akan memperberat kondisi sakit lambungnya jika tidak diobati dengan tepat.
obat anti asam lambung seprti penghambat resptor H2, antara lain Ranitidine, Famotidine, Nizatidine dapat diberikan pada saat sahur dan berbuka untuk mengontrol asam lambung selama berpuasa, sehingga keluhan yang timbul saat berpuasa terutama saat perut sudah kosong selama 6-8 jam terakhir, dapat dikurangi.
sedangkan pada kelainan organik khususnya pada penderita tukak lambung atau usus dua belas jari akut dan keadaannya cenderung menyebabkan terjadinya perdarahan atau kanker lambung, sebaiknya diberi pengobatan secara khusus terlebih dahulu.
Thursday, August 13, 2009
Ingusan Sebabkan Infeksi Telinga
Seseorang normalnya menghasilkan kira-kira dua quarts (1 quart = 0,9 liter) cairan atau lendir setiap hari. Cairan itu membantu mempertahankan saluran pernapasan agar tetap bersih dan lembap. Rhinitis adalah kondisi yang sangat umum dan disebabkan berbagai hal. Rhinitis bisa disebabkan karena faktor alergi dan non alergi. Untuk itu, semua orang bisa terkena penyakit ini termasuk anak-anak.
Seseorang bisa dikatakan rhinitis jika menunjukkan gejala seperti rhinorrhea (hidung yang meler atau ingusan), hidung gatal, mampet dan bersin-bersin. Rhinitis terbagi dua, yakni akut dan kronis, dikatakan akut jika gejala muncul kurang dari satu bulan. Lendir masih bening, encer. Sedangkan rhinitis kronis ditandai dengan ingus yang kental, warnanya kuning sampai kehijauan, kadang berbau, dan lendir bisa turun ke tenggorokan.
Dikatakan rhinitis kronis jika seseorang mengalaminya lebih dari satu bulan. Selain lendirnya hijau dan kental, juga biasa terdapat krusta atau kerak hidung. Bahkan sakit kepala jika terjadi komplikasi seperti sinu-sitis dan mata terasa mau ke-luar. Pada usia anak-anak lebih rentan mengalami komplikasi jika tidak dilakukan pengobatan. Itu karena struktur saluran tubaestachia pada anak-anak lebih pendek dan horisontal sehingga infeksi lebih mudah menjalar ke telinga.
komplikasi yang bisa timbul dari rhinitis kronis adalah sinusitis dan infeksi telinga. Untuk itu, seseorang yang ingusan atau mengalami rhinitis segera melakukan perawatan dan pengobatan.







